Selasa, 08 November 2016

APERSI Banten Sambut Kacab Baru BTN Tangerang

APERSI Banten Sambut Kacab Baru BTN Tangerang

Boy Leonard • Mei 27, 2016
RumahCom – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Banten mengadakan seremonial ‘Pisah-Sambut’ Kepala Cabang Bank Tabungan Negara (BTN) Tangerang, Kamis (27/05/16).
Sejak April lalu, Rudolf Valentino Saragih resmi menjabat sebagai Kepala Cabang BTN Tangerang, menggantikan Sahat Manahan Sihombing.
Seremonial bernuansa informal yang digelar di Gading Raya Golf, Gading Serpong, ini sekaligus menunjukkan eratnya hubungan antara BTN Tangerang dengan APERSI Banten, yang mayoritas anggotanya adalah pengembang perumahan subsidi.
Dalam sambutannya, Sahat mengakui bahwa hubungan BTN dengan para pengembang, khususnya anggota APERSI Banten, sangat dekat.
“Pengembang di Tangerang agak berbeda dengan lainnya. Sangat akrab. Kami sering mengadakan acara bersama seperti golf atau sekedar kumpul-kumpul, Pak Rudolf adalah sahabat saya. Adanya Pak Rudolf akan membuat BTN Tangerang lebih berkembang lagi,” ujarnya.
Sahat, yang diakhir kepemimpinannya di BTN Tangerang berhasil membukukan kenaikan aset BTN Tangerang  dari Rp5,1 Triliun menjadi Rp7,5 Triliun, mengaku sedang menggodok rencana investasi BTN di bidang properti.
“BTN selalu lekat dengan properti. Karena itu, kami juga sedang menyusun rencana investasi di bidang properti. Akan ada diaspora-diaspora dari luar negeri yang tertarik berinvestasi,” kata Sahat.
Sementara itu, Rudolf mengaku siap melanjutkan tradisi keakraban BTN Tangerang dengan menyarankan renovasi salah satu ruangan di Gedung BTN.
“Ada bagian ruangan yang akan dirobohkan. Saya sedang mengajukan agar ruangan itu tidak dirubuhkan, tetapi dijadikan lounge untuk menjamu kawan-kawan dari APERSI. Di sana, kita bisangobrol-ngobrol,” katanya.
Lebih lanjut, Rudolf berjanji akan mempermudah komunikasi antara dirinya dengan para pengembang and anggota APERSI Banten, khususnya.
“Silakan telepon saja langsung ke ponsel saya,” ujarnya sambil menyebutkan nomor ponselnya. “Tengah malam pun saya biasanya belum tidur, silakan telepon saya. Kalau mau menemui saya di kantor, langsung saja masuk ke ruangan, tidak perlu pakai formalitas.”
“Kami sadar bahwa kami (BTN) ini bukan apa-apa tanpa rekan-rekan pengembang. Tekad kami adalah kami tidak akan bersantai. Kami akan bantu rekan-rekan pengembang ini semampu kami,” ia menegaskan.
Berikan penghargaan untuk anggota APERSI
Pada acara yang dihadiri sekitar 60 pengembang perumahan anggota APERSI Banten itu, BTN juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pengembang.
PT Prakarsa Rahayu Putra menyabet empat penghargaan sekaligus di antaranya adalah Peringkat 1 Pencapaian Developer Kredit Konstruksi Terbaik pada Bank BTN KC Tangerang Tahun 2015, Pencapaian Realisasi Dokumen Pokok Terlengkap pada Periode Realisasi Tahun 2015, Developer Terbaik pada Periode Realisasi Tahun 2015, serta Pencapaian Kualitas Debitur Terbaik pada Periode Realisasi Tahun 2015.
Peringkat Kedua dan Ketiga Pencapaian Developer Kredit Konstruksi Terbaik pada Bank BTN KC Tangerang Tahun 2015 masing-masing diraih PT Asri Yulian Pratama dan PT Padma Warna Artha.
Sementara itu, PT Mustika Putra Nusantara meraih penghargaan Pencapaian Realisasi Kredit Terbanyak pada Periode Realisasi Tahun 2015 (Rp 105.605.860.000).
Nuri, Bendahara sekaligus pimpinan PT Prakarsa Rahayu Putra yang menyabet empat penghargaan, mengakui eratnya hubungan BTN dengan pengembang, khususnya APERSI.
“Hubungannya dari dulu sangat baik. Kami mengadakan gathering secara berkala untuk bertukar informasi kebijakan terbaru BTN, sekaligus menyampaikan keluhan-keluhan kami,” ujarnya.
“BTN adalah bank (spesialis) perumahan sehingga banyak sekali kemudahan-kemudahan yang diberikan (kepada pengembang). Misalnya untuk rumah subsidi ada KPL (Kredit Pemilikan Lahan) secara proporsional. Itu tidak ada di bank lain. Bunganya rendah dan prosesnya cepat, sehingga membantu proyek cepat selesai juga,” ia menambahkan.
Nuri juga mendoakan agar kepala cabang BTN Tangerang yang baru bisa mendorong stafnya untuk mencapai kinerja yang semakin baik.
“Terutama dalam mewujudkan realisasi KPR kita (pengembang). Lebih fleksibel dalam kebijakan yang diberikan kepada pengembang, serta tidak pernah putus perhatiannya kepada kami,” ia mengakhiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.